![]() |
| Play the song before u continue reading... (Click Listen in browser) |
Sudah lama sejak aku melihat matahari yang begitu cerah, matahari yang biasa menyinari bunga maupun tanaman biasa semacam rumput, matahari yang membantu setiap aktifitas yang aku maupun manusia lain lakukan. Aku merindukan itu semua...
Ya aku merindukan itu...
Sangat merindukannya...
Dunia yang sangat damai...
Jangan tidur...
Jangan tidur!
TIDAK BOLEH TIDUR!!
Argh! Hampir saja, aku tidak boleh sedikitpun lengah. Entah sudah berapa lama aku terkubur dibawah sini dan bagaimana keadaan diatas sana? Bagaimana kabar ibuku, apa dia baik-baik saja dan apa yang terjadi. Pikiranku saat ini hanya dipenuhi pertanyaan-pertanyaan yang entah kapan akan terjawab. Satu-satunya hal terakhir yang aku ingat hanya ketika itu aku sedang berjalan menuju minimarket untuk membeli minuman lalu aku merasa aku terjatuh ke tempat yang sangat dalam dan ketika aku bangun hanya kegelapan yang ada dan tidak ada manusia lain selain diriku dibawah sini.
Disini sangat sepi, bahkan aku dapat mendengar bunyi perutku sendiri dengan sangat nyaring, ya... Tentu saja aku belum menelan apapun sejak aku terjebak disini, aku sudah mencoba berjalan untuk mencari-cari apakah disekitar sini ada sesuatu yang dapat kumakan tetapi karena suasana yang begitu gelap dan tanpa cahaya akupun mengurungkan niatku.
Seberapa dalamkah aku terkubur dan bagaimana dengan oranglain yang berada disatu tempat yang sama denganku saat itu, aku terus bergumam dengan diriku sendiri hingga akhirnya aku merasakan keberadaan sesuatu didekatku, aku bukan orang yang memiliki kelebihan tetapi setiap manusia yang sedang dalam keadaan terdesak ataupun takut pasti inderanya akan bekerja lebih sensitif, contohnya yang sedang aku alami sekarang.
aku mendengar sesuatu bergerak dengan gerakan yang sangat lambat seperti sesuatu yang diseret, aku mencoba tenang untuk sesaat sampai aku memastikan bahwa sesuatu itu tidaklah berbahaya atau semoga saja itu tim penyelamat. Semakin lama aku mendengar sepertinya sesuatu itu sudah berada sangat dekat denganku hingga akhirnya aku dapat mendengar suara nafasnya... Apakah dia manusia? Apakah dia tim penyelamat? Aku rasa tidak mungkin, mengapa ia hanya diam saja dan tidak mengeluarkan suara lain selain deru nafas dan suara langkahnya? Pertanyaan-pertanyaan yang lebih anehpun memenuhi kepalaku dan baru kali ini aku merasakan ketakutan yang melebihi dari apa yang aku alami sebelumnya.
Aku berusaha sebisa mungkin menahan segalanya bahkan nafasku sampai akhirnya apa yang aku dengar itu menghilang.
Aku bersyukur dalam hati tetapi belum lama aku menikmati rasa legaku tiba-tiba ada sesuatu yang menepuk pundakku dari samping dan mendekatkan wajahnya kepadaku
Aku tidak bisa melihatnya dengan jelas karena kegelapan tetapi aku dapat merasakannya, aku panik, takut, dan ingin rasanya kabur tetapi sesuatu ini mengucapkan sebuah kata kepadaku yaitu tidurlah, aku tidak memahami apa maksud dari perkataannya tetapi belum sempat aku bertanya ia sudah jatuh pingsan disampingku. Dari suaranya sepertinya dia seorang perempuan sama sepertiku tetapi siapa dia dan darimana.
Aku menunggu selang beberapa lama hingga akhirnya dia terbangun dan diapun kembali menyuruhku untuk memejamkan mata dan beristirahat. Aku jelas menolaknya karena bagaimana nanti jika aku sedang tidur lalu tim penyelamat datang dan aku melewatkan momen untuk mendapatkan pertolongan? Lagipula masih banyak hal yang belum aku ketahui dari orang ini, siapa dia dan darimana asalnya.
Ucapnya kembali meyakinkanku dan aku pun seperti terhipnotis oleh kata-katanya ditambah lagi aku memang cukup lelah dan sangat ingin memejamkan mataku walapun sebentar.
“Baiklah... ” dan aku mulai memejamkan mataku, aku bermimpi aneh ketika tidur. Disitu aku melihat bahwa aku dapat terbang dan juga tak terlihat oleh orang-orang. Mimpi yang cukup menyenangkan sekaligus menyeramkan jika itu benar terjadi.
Entah sudah berapa lama aku larut dalam mimpi, tiba-tiba aku terbangun karena suara gaduh yang aku dengar samar-samar. Sepertinya tim penyelamat sudah datang. Aku sangat senang mengetahui bahwa aku akan bisa melihat cahaya matahari lagi tetapi aku merasakan sesuatu yang janggal, aku tidak bisa menggerakan tubuhku, aku juga tidak dapat berteriak ataupun mengeluarkan sepatah kata apapun saat itu. Aku hanya bisa mendengar suara tim penyelamat dan orang disekitarku.
-“Baiklah satu orang terselamatkan, tidak ada korban lain.”
-“Bagaimana dengan tulang belulang itu pak? ”
-“Tinggalkan saja, sepertinya itu milik orang yang sudah terkubur jauh sebelum bencana ini.”
Apa yang terjadi disini? Mengapa tubuhku dapat bergerak tanpa diriku? Aku melihat dengan mataku sendiri bahwa tubuhku bergerak meninggalkanku dan tersenyum.
-THE END-
Seberapa dalamkah aku terkubur dan bagaimana dengan oranglain yang berada disatu tempat yang sama denganku saat itu, aku terus bergumam dengan diriku sendiri hingga akhirnya aku merasakan keberadaan sesuatu didekatku, aku bukan orang yang memiliki kelebihan tetapi setiap manusia yang sedang dalam keadaan terdesak ataupun takut pasti inderanya akan bekerja lebih sensitif, contohnya yang sedang aku alami sekarang.
aku mendengar sesuatu bergerak dengan gerakan yang sangat lambat seperti sesuatu yang diseret, aku mencoba tenang untuk sesaat sampai aku memastikan bahwa sesuatu itu tidaklah berbahaya atau semoga saja itu tim penyelamat. Semakin lama aku mendengar sepertinya sesuatu itu sudah berada sangat dekat denganku hingga akhirnya aku dapat mendengar suara nafasnya... Apakah dia manusia? Apakah dia tim penyelamat? Aku rasa tidak mungkin, mengapa ia hanya diam saja dan tidak mengeluarkan suara lain selain deru nafas dan suara langkahnya? Pertanyaan-pertanyaan yang lebih anehpun memenuhi kepalaku dan baru kali ini aku merasakan ketakutan yang melebihi dari apa yang aku alami sebelumnya.
“Hentikan kumohon...” Ucapku dalam hati.
“Hentikan... ”
Aku berusaha sebisa mungkin menahan segalanya bahkan nafasku sampai akhirnya apa yang aku dengar itu menghilang.
Aku bersyukur dalam hati tetapi belum lama aku menikmati rasa legaku tiba-tiba ada sesuatu yang menepuk pundakku dari samping dan mendekatkan wajahnya kepadaku
Aku tidak bisa melihatnya dengan jelas karena kegelapan tetapi aku dapat merasakannya, aku panik, takut, dan ingin rasanya kabur tetapi sesuatu ini mengucapkan sebuah kata kepadaku yaitu tidurlah, aku tidak memahami apa maksud dari perkataannya tetapi belum sempat aku bertanya ia sudah jatuh pingsan disampingku. Dari suaranya sepertinya dia seorang perempuan sama sepertiku tetapi siapa dia dan darimana.
Aku menunggu selang beberapa lama hingga akhirnya dia terbangun dan diapun kembali menyuruhku untuk memejamkan mata dan beristirahat. Aku jelas menolaknya karena bagaimana nanti jika aku sedang tidur lalu tim penyelamat datang dan aku melewatkan momen untuk mendapatkan pertolongan? Lagipula masih banyak hal yang belum aku ketahui dari orang ini, siapa dia dan darimana asalnya.
“Apa yang kau khawatirkan, biarkan kali ini aku yang bersiaga menunggu pertolongan. Aku tau kau sudah terjaga cukup lama dan aku tau kau lelah. Aku akan memberitahu namaku nanti saat kau bangun.”
Ucapnya kembali meyakinkanku dan aku pun seperti terhipnotis oleh kata-katanya ditambah lagi aku memang cukup lelah dan sangat ingin memejamkan mataku walapun sebentar.
“Baiklah... ” dan aku mulai memejamkan mataku, aku bermimpi aneh ketika tidur. Disitu aku melihat bahwa aku dapat terbang dan juga tak terlihat oleh orang-orang. Mimpi yang cukup menyenangkan sekaligus menyeramkan jika itu benar terjadi.
Entah sudah berapa lama aku larut dalam mimpi, tiba-tiba aku terbangun karena suara gaduh yang aku dengar samar-samar. Sepertinya tim penyelamat sudah datang. Aku sangat senang mengetahui bahwa aku akan bisa melihat cahaya matahari lagi tetapi aku merasakan sesuatu yang janggal, aku tidak bisa menggerakan tubuhku, aku juga tidak dapat berteriak ataupun mengeluarkan sepatah kata apapun saat itu. Aku hanya bisa mendengar suara tim penyelamat dan orang disekitarku.
-“Baiklah satu orang terselamatkan, tidak ada korban lain.”
-“Bagaimana dengan tulang belulang itu pak? ”
-“Tinggalkan saja, sepertinya itu milik orang yang sudah terkubur jauh sebelum bencana ini.”
Apa yang terjadi disini? Mengapa tubuhku dapat bergerak tanpa diriku? Aku melihat dengan mataku sendiri bahwa tubuhku bergerak meninggalkanku dan tersenyum.
Tolong jangan tinggalkan aku disini!!!
TOLONG!!!!!!!
TIDAK!!!!!!
APA YANG KAU LAKUKAN?!!
TOLONG!!!
-THE END-
Tags:
Horror Story
