![]() |
| Illustration from Google |
Christopher Gardner: This part of my life... this part right here? This part is called "being stupid."
Itu adalah salah satu kutipan dialog dari film favorit saya yaitu “The Persuit Of Happyness”, gatau kenapa ketika saya melihat film itu saya seperti sangat setuju dengan keadaan yang dialami oleh Chris Gardner di hidupnya, apalagi ketika dia mengalami kesulitan lalu orang-orang disekitarnya sama sekali tidak perduli kepadanya. (They just walk away and didn't give a damn about ur problems and its true!)
Lalu soal kutipan kata diatas, itu adalah sebuah kalimat yang diucapkan oleh Chris Gardner ketika dia melakukan suatu tindakan yang menurutnya cukup bodoh yang berdampak pada masa depannya yang buruk. Terdengar seperti kalimat penyesalan bukan? Well, banyak orang bilang bukan hidup namanya kalau ga ada penyesalan sama sekali. Ucapan Chris Gardner diatas juga menjadi salah satu faktor dimana saya setuju dengan isi film ini. Karena selain tentang orang-orang yang tidak peduli dengan sesamanya dan juga keputusan yang kita ambil dihidup ini bisa salah bisa juga engga.
Dan satu hal lagi mengenai film ini. Dengan keadaannya yang sangat susah Chris Gardner masih berusaha tetap bangkit dan sampai akhirnya diending film kita bisa melihat bahwa keadaannya berubah, walapun tidak mudah.
Mungkin bagi sebagian orang yang menonton film ini mereka menjadi termotivasi untuk mengikuti sikap pantang menyerahnya Chris Gardner but... Satu faktor penting yang mungkin hanya sedikit orang yang menyadarinya yaitu Chris tidak sendirian, ia ditemani oleh anaknya yaitu Christopher. Ialah yang membuat Chris Gardner kuat dalam menghadapi hidupnya yang sulit. Intinya: kamu butuh alasan untuk tetap bertahan hidup dalam kesulitan. (u r lucky Chris, u have ur son.)
Chris Gardner: It's not H-A-P-P-Y-N-E-S-S Happiness is spelled with an "I" instead of a "Y"
Dialog diatas adalah dialog yang diucapkan oleh Chris Gardner ketika ia mengantarkan anaknya ke tempat penitipan dan sekali lagi saya harus mengatakan betapa beruntungnya Chris Garder karena dia tau bagaimana cara mengeja HAPPYNESS dengan benar, karena diluar sana masih banyak orang-orang yang kurang beruntung yang tidak bisa dan bahkan tidak mengetahui apa itu kebahagiaan, lalu bagaimana rasanya dan lain-lain.
Saya minta maaf atas judul postingan ini karena saya sendiri tidak bisa mengajarkan siapapun kalian untuk mengeja HAPPYNESS dengan benar.
Ya... Saya termasuk orang-orang yang tidak beruntung diatas...
Tags:
Empty Post
